Senin, 18 Desember 2017

Masdar: Kedepankan Proses Pemilihan yang Sakral

Jakarta, Santri Putri Hits. Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi berpendapat pemilihan pemimpin agama harus mengedepankan proses yang sakral, khusu’ dan ilahiah yang memuaskan secara kerohanian, tidak sebagaimana pemilihan tokoh politik yang hiruk pikuk.

“Mungkin kalau tokoh agama, sebaiknya seperti itu. Kalau tokoh politik berbeda karena kekuasaan, kan konstituennya benar-benar nyata. Penguasa dibiayai oleh rakyat dengan pajak, jadi pantas orang punya hak untuk memilih,” katanya.

Masdar: Kedepankan Proses Pemilihan yang Sakral (Sumber Gambar : Nu Online)
Masdar: Kedepankan Proses Pemilihan yang Sakral (Sumber Gambar : Nu Online)

Masdar: Kedepankan Proses Pemilihan yang Sakral

Ia mencontohkan pemilihan Paus dalam lingkungan Katolik yang penuh keheningan dan pemeluk Katolik juga menerimanya karena sistem sudah benar-benar matang.?

“Pemilihan Paus itu terbatas, itu antiknya. Kalau kita mau belajar, ya belajarnya antara lain ke situ. Bahwa kita memiliki ciri yang berbeda, ya ngak masalah. Saya kira organisasi keagamaan yang paling matang, ya Katolik, sudah merasakan jatuh bangun, dan pahit getir,” tandasnya.?

Santri Putri Hits

Agar sistem ahlul halli wal aqdi ini bisa diterima dalam komunitas NU, Masdar berpendapat bahwa ahlul halli harus bisa meyakinkan atau pantas sebagai ahlul halli. “Orangnya ikhlas tapi juga ngerti masalah. Ada orang jujur, tapi ngak tahu peta,” imbuhnya.?

“Orangnya kowiyyul amin, yang kredible dan capable, dan yang dipilih oleh ahlul halli, ya yang paling kowiyyul amin,” tandasnya.

Santri Putri Hits

Dalam rumusan yang ditulisnya, yang kini menjadi draft munas, ia mengusulkan pemilihan ahlul halli wal aqdi berlaku untuk jabatan rais aam dan ketua umum tanfidziyah.?

Masdar juga mengingatkan pentingnya rasionalisasi organisasi. Tidak adil kalau semua wilayah dihargai sama. Ada yang pengurusnya gitu-gitu saja, ngak mengakar ke bawah sementara ada yang sangat aktif dan mengakar sampai ke bawah. Wilayah atau cabang yang lebih aktif dan mengakar, memiliki suara yang lebih banyak.

“Kayak Jawa, itu tidak bisa disamakan dengan Irian. Wilayah dengan 10 juta anggota ngak bisa dinilai sama dengan sekian warga, harus dikalkulasi. Ini ngak fair,” tegasnya.?

Untuk mendorong agar daerah-daerah menjadi lebih aktif, ia mengusulkan adanya batasan waktu. “Jika dalam periode tertentu tidak bertumbuh, ya gabung,” imbuhnya. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri Putri Hits Kajian Sunnah Santri Putri Hits

Situs dan blog Santri Putri Hits resmi yang menyajikan tulisan dan artikel bersumber dari website Nu Online Resmi, sehingga dapat dipertanggungjawabkan.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Santri Putri Hits sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Santri Putri Hits. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Santri Putri Hits dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock